Kultum Ba’da Sholat Subuh Masjid Taqwa Cepu – Sabtu, 14 Maret 2026 bersama Ust. Alif Firmansyah, S.H.I.
Sabtu pagi, 14 Maret 2026, jamaah Masjid Taqwa Cepu mengikuti kultum ba’da sholat Subuh yang disampaikan oleh Ust. Alif Firmansyah, S.H.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Subhānahu wa Ta‘ālā atas segala nikmat yang telah diberikan, sehingga umat Islam masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Beliau juga mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam, yang telah membawa umat manusia dari zaman kegelapan menuju cahaya Islam. Semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat kelak.
Memasuki Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
Ust. Alif menjelaskan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sebuah waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadar.
Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya:
“Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.”
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah di masa yang sangat berharga ini.
Lima Amalan yang Dianjurkan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
Dalam kultumnya, Ust. Alif Firmansyah menyampaikan beberapa amalan yang dianjurkan untuk memperbanyak pahala dan mendekatkan diri kepada Allah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
1. Memperbanyak I’tikaf di Masjid
Salah satu amalan utama yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah.
Dalam hadits disebutkan:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ
(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya:
“Nabi ﷺ selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.”
Saat i’tikaf, seorang muslim dapat memperbanyak berbagai ibadah seperti sholat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau mempelajari ilmu agama.
2. Memperbanyak Sholat Malam (Qiyamul Lail)
Amalan penting lainnya adalah qiyamul lail, yaitu sholat malam seperti tarawih, tahajud, dan witir.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya:
“Barang siapa melaksanakan sholat malam pada bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan mentadabburinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Allah berfirman:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ
(QS. Al-Baqarah: 185)
Artinya:
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”
Setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an akan mendapatkan pahala dari Allah.
4. Memperbanyak Infaq dan Sedekah
Ust. Alif juga mengingatkan pentingnya memperbanyak sedekah, terutama kepada keluarga yang membutuhkan, tetangga, serta lembaga sosial seperti masjid, madrasah, atau panti asuhan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ
(HR. Tirmidzi)
Artinya:
“Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.”
5. Memperbanyak Doa
Amalan terakhir yang dianjurkan adalah memperbanyak doa, memohon kepada Allah agar ibadah di bulan Ramadhan diterima serta memohon kebaikan bagi diri sendiri dan kaum muslimin.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ ketika mencari Lailatul Qadar adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Selain mendoakan diri sendiri, umat Islam juga dianjurkan untuk mendoakan saudara-saudara muslim di berbagai belahan dunia agar diberikan keselamatan, kedamaian, dan pertolongan dari Allah.
Penutup
Di akhir kultumnya, Ust. Alif Firmansyah mengajak seluruh jamaah untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak i’tikaf, qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berdoa.
Semoga Allah Subhānahu wa Ta‘ālā menerima seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini dan mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan. Aamiin.

0Komentar