TfA6BSOlBUdiTfY7BSW8TSroTA==

Headline:

Pengajian dan Buka Puasa Bersama di Masjid Taqwa Cepu: Memaksimalkan Ibadah di Akhir Ramadhan

Cepu, Sabtu, 14 Maret 2026 — Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa dalam kegiatan pengajian dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Cepu, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Cepu, serta takmir Masjid Taqwa Cepu. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Ust. Zaenal Arifin, S.Ag., M.M., yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya mensyukuri nikmat Allah dan memaksimalkan ibadah di akhir bulan Ramadhan.

Acara diikuti oleh jamaah Muhammadiyah dan masyarakat sekitar yang hadir untuk bersama-sama menambah ilmu sekaligus mempererat ukhuwah melalui buka puasa bersama.

Mengajak Jamaah untuk Bersyukur kepada Allah

Dalam tausiyahnya, Ustadz Zaenal Arifin mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, khususnya nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Beliau mengingatkan bahwa rasa syukur harus diwujudkan dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah. Sebagaimana firman-Nya:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.”
(QS. Ibrahim: 7)

Memaksimalkan Ibadah di Akhir Ramadhan

Ustadz Zaenal juga menekankan bahwa Ramadhan telah memasuki hari-hari terakhir, sehingga umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan amal ibadah dengan penuh kesungguhan, berharap ridha dan ampunan dari Allah SWT.

Beliau mengajak jamaah untuk memperbanyak shalat, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah agar dosa-dosa yang telah lalu diampuni.

Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam akhir Ramadhan adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
(HR. Tirmidzi)

Ramadhan Menuju Kemenangan

Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa orang-orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan kesungguhan akan memperoleh kemenangan. Kemenangan tersebut bukan sekadar kegembiraan lahiriah, tetapi kemenangan dalam bentuk hati yang bersih dan jiwa yang tenang.

Sebagaimana firman Allah SWT:

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ۝ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً
“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya.”
(QS. Al-Fajr: 27–28)

Beliau menjelaskan bahwa Ramadhan adalah proses pembinaan diri agar seorang muslim mencapai jiwa yang mutmainnah, yaitu jiwa yang tenang karena dekat dengan Allah.

Penutup

Kegiatan pengajian dan buka puasa bersama ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar, kegiatan ini juga menjadi pengingat agar umat Islam tidak menyia-nyiakan sisa waktu Ramadhan.

Melalui pengajian ini, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadhan, sehingga dapat meraih ampunan, keberkahan, dan kembali kepada fitrah dengan hati yang bersih.


Daftar Isi

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads
Formulir
Tautan berhasil disalin